CEGAH COVID-19, SISWA MTs NEGERI 1 JENEPONTO BELAJAR DI RUMAH

Jeneponto, (Humas MTsN 1 Jeneponto)- Jumat (20/03/2020) Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto meliburkan kegiatan belajar mengajar di Madrasah selama dua pekan, dimulai pada Tanggal 17 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020, sebagai upaya mencegah penyebaran Virus Corona yang sedang mewabah di seluruh dunia.
Para guru melakukan pembelajaran dengan sistem online. Guru membuat grup di WhatsApp dengan siswa yang diajar kemudian guru mengirimkan materi dan tugas ke siswa lewat grup WhatsApp tersebut. Meski belajar di rumah, siswa-siswi kelas 7, 8 dan 9 menerima materi pembelajaran sesuai dengan jadwal pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, semua guru diharapkan telah mempersiapkan materi agar siswa tetap bisa belajar di rumah.
“Kami akan memastikan siswa mengikuti pembelajaran di rumah. Pengawasannya dilakukan langsung oleh setiap guru bidang studi dengan membuat grup WhatsApp bersama dengan siswa per kelas yang diajar”, ungkap Kepala MTsN 1 Jeneponto Ibu Hj. Nuraedah, S.Ag, M.Pd.
Semua guru terus memantau siswa-siswi dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan.
“Meski pembelajaran dilakukan di rumah, anak-anak tetap semangat dalam mengerjakan tugasnya dengan baik”, ujar Bapak Darmanto selaku guru Akidah Akhlak MTsN 1 Jeneponto.
Para orang tua sangat penting disaat seperti ini, orang tua diharapkan untuk terus mendampingi anak-anaknya saat belajar di rumah sehingga kegiatan ini bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Semoga wabah Virus Corona ini segera berakhir dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Workshop Pembelajaran Mendalam: MTsN 1 Jeneponto Dorong Inovasi Guru di Era Digital
- Pertama di Jeneponto, MTsN 1 Jeneponto Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang 80 Meter
- MTsN 1 Jeneponto Gelar Lomba PRADAMUSI Perdana, Unik dan Sarat Makna
- Remaja Masjid MTsN 1 Jeneponto Gelar MaBIT untuk Menanamkan Iman dan Cinta
- Pelaksanaan Pembinaan ASN dan Monitoring Evaluasi Dana BOS MTsN 1 Jeneponto Tahun 2025
Kembali ke Atas











